Hasil Pertandingan Grup H Piala Dunia U17 2025: Timnas U17 Indonesia Kalah 4-0 dari Brasil
Pertandingan kedua Grup H Piala Dunia U17 2025 antara Timnas U17 Indonesia dan Brasil berlangsung di Aspire Zona, Doha, Qatar pada Jumat (8/11/2025). Laga yang dihelat dalam kondisi intens dan penuh tekanan ini berakhir dengan kekalahan telak bagi Timnas U17 Indonesia dengan skor akhir 4-0.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Brasil tampil dominan sejak menit pertama, menguasai jalannya pertandingan dengan strategi yang terorganisir. Gol pembuka mereka datang pada menit ke-3 melalui Dudu setelah memanfaatkan umpan mati dari sisi kanan. Bola yang dilemparkan langsung mengarah ke gawang Dafa Al Gasemi, dan barisan pertahanan Timnas U17 Indonesia gagal mengantisipasi dengan baik. Pantulan bola dari duel udara pertama justru dimanfaatkan oleh Dudu untuk mencetak gol pertama.

Tertinggal lebih dulu membuat Timnas U17 Indonesia berusaha meningkatkan serangan. Pada menit ke-19, Rafi Rasyiq berhasil memberikan sepak pojok pertama bagi Garuda Muda. Namun, umpan tendangan sudut yang dilepaskan Lucas Lee masih mudah diantisipasi oleh barisan pertahanan Brasil. Di sisi lain, Brasil mulai menurunkan tempo permainan dan tampil lebih sabar. Pola umpan-umpan pendek mereka efektif dalam menjaga penguasaan bola.
Felipe Morais, gelandang serang sekaligus kapten tim Brasil, mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan terobosan dan berhadapan langsung dengan kiper. Sayangnya, Dafa Al Gasemi berhasil menepis tembakan keras Morais pada menit ke-23. Tekanan terus-menerus dari Brasil akhirnya memicu kesalahan fatal dari lini pertahanan Timnas U17 Indonesia.
Berawal dari bola rebound di area tepi kotak penalti, Kayke Ayrton melepaskan tembakan sambil memutar badan. Bola yang awalnya tampak tidak terlalu berbahaya justru mengenai kaki kapten Timnas U17 Indonesia, Putu Panji, dan berbelok ke arah gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Brasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-33.
Tidak lama berselang, Brasil menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat sepakan Felipe Morais pada menit ke-37. Ia berhasil mengontrol bola dengan baik sebelum mencari celah dan melepaskan tendangan terukur ke pojok gawang Garuda Muda. Ini merupakan percobaan kedua dari Felipe Morais yang berhasil, setelah sebelumnya digagalkan oleh Dafa Al Gasemi.
Skor 3-0 untuk keunggulan Brasil bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, pelatih Nova Arianto melakukan pergantian dengan masuknya Zhagaby Gholy, Mierza Firjatullah, Ihlam Romadhona, Fandi Ahmad, dan Dafa Zaidan. Mereka menggantikan Rafi Rasyiq, Dimas Adi, Nazriel Alvaro, Lucas Lee, dan Eizar Tanjung. Namun, penyegaran di kubu Timnas U17 Indonesia tidak membuat dominasi Brasil surut. Malahan Tim Samba bisa memperlebar jarak melalui tendangan jarak jauh Ruan Pablo pada menit ke-75. Skor kekalahan 4-0 menjadi akhir cerita Timnas U17 Indonesia laga kali ini.
Kekalahan Timnas U17 Indonesia membuat mereka dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar sebagai predikat dua terbaik klasemen Grup H. Perolehan poin Timnas U17 Indonesia tidak akan bisa mengungguli Brasil maupun Zambia yang kini bertengger di dua peringkat teratas. Brasil menjadi tim posisi pertama dengan perolehan 6 poin dan 11 selisih gol. Menguntit di bawah Brasil, Zambia memperoleh poin serupa, namun tertinggal soal kolektivitas gol. Sementara itu, Timnas U17 Indonesia masih tertahan di peringkat 3 dengan perolehan 0 poin dan minus 6 selisih gol.
Perjuangan Timnas U17 Indonesia ke babak 32 Besar Piala Dunia U17 2025 kini tersisa melalui perebutan tiket delapan tim peringkat ketiga terbaik. Tiket tersebut akan dipastikan melalui pertandingan terakhir Grup H menghadapi Honduras pada Senin (10/11/2025) mendatang. Di klasemen peringkat ketiga terbaik, potensi perolehan poin maksimal Timnas U17 Indonesia masih bisa mengungguli lima kuota tersisa.
Komentar
Kirim Komentar