Ekspansi Strategis Alibaba Cloud di Timur Tengah: Pusat Data Kedua di Dubai Perkuat Dominasi AI Glob

Ekspansi Strategis Alibaba Cloud di Timur Tengah: Pusat Data Kedua di Dubai Perkuat Dominasi AI Glob

Industri teknologi kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Ekspansi Strategis Alibaba Cloud di Timur Tengah: Pusat Data Kedua di Dubai Perkuat Dominasi AI Glob yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Ekspansi Global Alibaba Cloud di Dubai

Alibaba Cloud, divisi teknologi digital dan kecerdasan buatan dari konglomerasi Tiongkok, Alibaba Group, telah meresmikan pusat data keduanya di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Langkah ini menjadi tanda awal baru dalam ekspansi global perusahaan yang bertujuan memperkuat layanan komputasi awan dan kecerdasan buatan di kawasan Timur Tengah.

Pembukaan pusat data kedua ini terjadi sembilan tahun setelah fasilitas pertama berdiri di wilayah tersebut. Dengan investasi besar senilai 380 miliar yuan atau sekitar Rp884 triliun dalam tiga tahun mendatang, Alibaba menunjukkan komitmennya untuk memperluas infrastruktur digital secara global. Investasi ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan layanan cloud dan AI di seluruh dunia.

Alibaba Cloud menegaskan bahwa ekspansi di Dubai tidak hanya memperluas kapasitas teknologinya, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan berbagai sektor di kawasan yang sedang mengalami transformasi digital. Eric Wan, Wakil Presiden Alibaba Cloud International sekaligus General Manager Alibaba Cloud Intelligence untuk wilayah Timur Tengah, menyatakan bahwa posisi strategis Timur Tengah dalam mempercepat adopsi AI serta ekosistem kolaboratifnya menjadi faktor penting bagi perkembangan sektor publik dan swasta.

UEA tengah berupaya menjadi pusat global pengembangan kecerdasan buatan. Negara itu telah menandatangani kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk NVIDIA dan OpenAI, untuk membangun kampus AI terbesar di luar Amerika Serikat. Namun, laporan Reuters mencatat bahwa kesepakatan tersebut belum sepenuhnya disepakati akibat kekhawatiran Washington terhadap potensi akses Tiongkok terhadap teknologi semikonduktor canggih melalui pihak ketiga di UEA.

Di sela ajang teknologi GITEX Global di Dubai, Alibaba Cloud juga mengumumkan kemitraan dengan berbagai perusahaan lokal, termasuk bank digital yang didukung pemerintah Abu Dhabi, Wio Bank. Melalui kolaborasi ini, Alibaba berharap dapat mempercepat penerapan solusi berbasis AI dan layanan komputasi awan di sektor keuangan dan pemerintahan.

Langkah kolaboratif dan ekspansi ke Dubai merupakan bagian dari strategi jangka panjang Alibaba untuk memperluas jaringan pusat data dan memperkuat kehadirannya secara global. Sebelumnya, pada pertengahan 2025, Alibaba Cloud telah membuka pusat data ketiga di Malaysia dan mengumumkan rencana pembangunan fasilitas baru di Filipina. Langkah ini menunjukkan arah baru Alibaba yang semakin fokus pada pasar berkembang dengan potensi besar transformasi digital.

Secara geopolitik, kehadiran Alibaba di jantung Timur Tengah mencerminkan dinamika baru dalam persaingan teknologi global. Di tengah rivalitas antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam penguasaan teknologi tinggi, UEA berperan sebagai mitra strategis yang berupaya menjaga keseimbangan antara kedua kekuatan besar tersebut sambil memposisikan diri sebagai pusat inovasi AI dunia.

Dengan beroperasinya pusat data kedua di Dubai, Alibaba Cloud memperkuat kapasitas layanannya di kawasan Timur Tengah, sekaligus menegaskan ambisinya menjadi salah satu pemain utama dalam ekosistem kecerdasan buatan global.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar