Dorong Ekonomi Nasional, BACenter dan Prasasti Dukung UMKM dan Koperasi

Dorong Ekonomi Nasional, BACenter dan Prasasti Dukung UMKM dan Koperasi

Sektor ekonomi menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Dorong Ekonomi Nasional, BACenter dan Prasasti Dukung UMKM dan Koperasi menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Fokus Penguatan Kebijakan Ekonomi Nasional

Dalam rangka memperkuat fondasi kebijakan ekonomi nasional pada tahun 2025, Dewan Pembina BACenter Burhanuddin Abdullah menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Kajian Prasasti. Kedua institusi ini memiliki fokus yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam upaya meningkatkan efisiensi perekonomian Indonesia.

Burhanuddin menjelaskan bahwa Lembaga Kajian Prasasti bertugas untuk mengkaji kebijakan makroekonomi yang mencakup kebijakan moneter, fiskal, perdagangan, investasi, serta kebijakan industri. Tujuan dari kajian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi perekonomian nasional, terutama dalam menurunkan incremental capital output ratio (ICOR) Indonesia yang saat ini masih tinggi.

“ICOR yang tinggi menunjukkan mahalnya biaya investasi untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Jika efisiensi meningkat dan ICOR dapat ditekan, biaya pertumbuhan akan lebih terjangkau dan berkelanjutan,” ujar Burhanuddin dalam forum refleksi akhir tahun di Hotel Ritz-Carlton SCBD, Jakarta, Senin (29/12).

Peran UMKM dan Koperasi dalam Perekonomian Nasional

Sementara itu, BACenter memfokuskan perhatiannya terhadap penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Burhanuddin menjelaskan bahwa sekitar 60 persen aktivitas ekonomi nasional berasal dari UMKM, sementara 97 persen tenaga kerja Indonesia diserap oleh UMKM dan koperasi.

Menurut Burhanuddin, koperasi memiliki posisi strategis karena merupakan perwujudan ideologi ekonomi bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, BACenter mendukung berbagai kebijakan pemerintah, termasuk pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, sebagai upaya pemerataan ekonomi.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi tidak lagi menciptakan kesenjangan, tetapi justru lahir dari pemerataan aktivitas dan kesempatan ekonomi,” tegas Burhanuddin.

Pentingnya RUU Sistem Perekonomian Nasional

Burhanuddin juga menyoroti pentingnya pembentukan Undang-Undang Sistem Perekonomian Nasional sebagai amanat konstitusi. Saat ini, naskah akademis RUU tersebut telah diselesaikan dan penyusunan batang tubuh undang-undang tengah berlangsung.

Ia menegaskan bahwa seluruh penelitian yang dilakukan diarahkan untuk mendorong perubahan regulasi dan legislasi. “Penelitian tidak boleh berhenti sebagai kajian akademis semata. Tujuan akhirnya harus sampai pada perubahan regulasi, bahkan legislasi, serta implementasinya,” ujarnya.

Burhanuddin merasa yakin terhadap target penyelesaian RUU Sistem Perekonomian Nasional pada tahun 2025. Ia menekankan bahwa proses legislasi berada di luar kewenangan langsung BACenter dan Prasasti. “Kami berperan sebagai pemberi saran teknokratis. Soal waktu penyelesaian undang-undang mengikuti mekanisme dan kewenangan yang berlaku,” kata Burhanuddin.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Dorong Ekonomi Nasional, BACenter dan Prasasti Dukung UMKM dan Koperasi ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar