
Sholat Taubat Nasuha: Ibadah untuk Memohon Ampunan kepada Allah SWT
Sholat Taubat Nasuha adalah salah satu bentuk ibadah yang memiliki makna mendalam dalam ajaran Islam. Dengan melaksanakan sholat ini, umat Muslim menyatakan penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan memohon ampunan dari Allah SWT. Sholat dua rakaat ini menjadi bentuk pengakuan kesalahan serta komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perbedaan antara Sholat Wajib dan Sholat Sunnah
Dalam agama Islam, terdapat dua jenis sholat, yaitu sholat wajib (fardhu) dan sholat sunnah. Sholat wajib merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Hukumnya adalah fardhu 'ain, yang berarti wajib bagi setiap individu. Sholat wajib dilaksanakan lima kali sehari, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.
Sementara itu, sholat sunnah merupakan sholat tambahan yang dianjurkan tetapi tidak diwajibkan. Jika dikerjakan, akan mendapatkan pahala, namun jika ditinggalkan, tidak berdosa. Sholat sunnah terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu sunnah muakkad (sangat ditekankan) dan ghairu muakkad (tidak terlalu ditekankan). Contoh sholat sunnah yang sangat dianjurkan adalah Sholat Rawatib, Sholat Tarawih, dan Sholat Dua Hari Raya.
Selain itu, ada berbagai macam sholat sunnah lainnya seperti Sholat Dhuha, Sholat Tahajud, Sholat Istikharah, dan juga Sholat Taubat Nasuha. Kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai Sholat Taubat Nasuha.
Keutamaan Sholat Taubat Nasuha
Sholat Taubat Nasuha sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk permohonan ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan. Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat.” (HR. Ibnu Majah)
Hadits ini menunjukkan pentingnya taubat dalam kehidupan seorang Muslim. Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda:
“Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan salat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.”
Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat Nasuha
Sholat Taubat Nasuha dapat dilaksanakan pada waktu yang bebas, kecuali pada waktu-waktu tertentu yang diharamkan untuk sholat. Berikut adalah lima waktu yang dilarang untuk melakukan sholat:
- Waktu setelah sholat Subuh sampai terbit matahari.
- Waktu terbit matahari sampai naik sekitar satu anak panah.
- Waktu matahari tepat di atas kepala sampai waktu sholat Dzuhur.
- Waktu matahari berwarna kekuningan hingga terbenamnya matahari.
- Waktu setelah sholat Ashar sampai terbenamnya matahari.
Doa Setelah Sholat Taubat Nasuha
Doa setelah Sholat Taubat Nasuha bisa berupa pengakuan dosa dan penyesalan sungguh-sungguh hingga berjanji tidak akan mengulangi lagi. Berikut beberapa lafal taubat para Nabi yang bisa dijadikan contoh doa setelah sholat taubat:
-
Lafal taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa
Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.
Artinya: “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi,” -
Lafal pertobatan Nabi Yunus AS
Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.
Artinya: “Tiada tuhan selain Allah. Aku adalah orang yang dzalim.” -
Doa dari buku Panduan Sholat Lengkap
Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman…” -
Doa taubat yang diajarkan Rasulullah SAW
Allāhummaghfir lī khathī’atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī, wa mā anta a‘lamu bihī minnī.
Artinya: “Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatanbatasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku.” -
Membaca Istigfar Sebanyak-banyaknya
Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertobat kepada-Nya.”
Niat dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha
Niat Sholat Taubat Nasuha adalah:
Ushallii sunnatat-taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.
Artinya: “Saya melakukan salat sunnah taubat dua rakaat untuk Allah Yang Maha Tinggi.”
Tata cara pelaksanaannya sama dengan sholat biasa, yaitu: - Niat - Takbiratul Ihram - Membaca Surat Al-Fatihah - Membaca surat pendek - Ruku' - I'tidal - Sujud - Duduk di antara dua sujud - Sujud kedua - Tahiyat Awal - Tahiyat Akhir - Salam - Berdoa mohon ampunan
Komentar
Kirim Komentar