Doa Saat Sujud yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW

Doa Saat Sujud yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai Doa Saat Sujud yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW, berikut adalah data yang berhasil kami rangkum dari lapangan.
Doa Saat Sujud yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW

Salat: Pilar Utama dalam Keimanan

Salat merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang paling penting. Dalam ajaran Islam, salat disebut sebagai tiang agama karena menjadi pondasi utama dalam menjalankan ajaran Islam. Umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan salat lima kali sehari sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Seorang ulama pernah menyampaikan bahwa siapa yang menegakkan salat berarti menegakkan agama, sedangkan siapa yang meninggalkannya berarti merobohkan agama.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Salat bukan hanya sekadar rutinitas ibadah, melainkan juga menjadi penopang utama keimanan seseorang. Ia menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT, serta benteng pencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Karena itu, salat menjadi penentu kualitas amal-amal lainnya.

Selain itu, salat juga diyakini sebagai amalan penyelamat di akhirat kelak. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat adalah salat. Jika salatnya baik, maka baik pula amal lainnya.

Sujud, Posisi Terdekat Hamba dengan Allah

Dalam pelaksanaan salat, terdapat beberapa gerakan yang wajib dilakukan. Salah satu gerakan yang paling penting dan sarat makna adalah sujud. Sujud merupakan simbol ketundukan total seorang hamba di hadapan Sang Pencipta. Rasulullah SAW bersabda bahwa saat seorang hamba berada dalam posisi sujud, itulah posisi paling dekat antara hamba dengan Allah SWT.

Oleh sebab itu, sujud menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa. Selain membaca tasbih, sujud juga merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan momen sujud untuk memohon segala hajat, baik urusan dunia maupun akhirat.

Bacaan Tasbih Saat Sujud

Ketika sujud, Rasulullah SAW mengajarkan bacaan tasbih berikut:

Tulisan Arab: سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Latin: Subḥāna rabbiyal a‘lā

Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.”

Dari Uqbah bin Amir RA, ia berkata, ketika turun ayat “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi” (QS Al-A‘la), Rasulullah SAW bersabda: “Jadikanlah kalimat tersebut dalam sujud kalian.” (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Hakim)

Rasulullah SAW membaca tasbih ini sebanyak tiga kali atau lebih dalam setiap sujudnya.

Doa yang Sering Dibaca Rasulullah SAW Saat Sujud

Salah satu doa terbaik yang sering diamalkan Rasulullah SAW saat sujud adalah sebagai berikut:

Tulisan Arab: يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Latin: Yā muqallibal qulūb tsabbit qalbī ‘alā dīnik

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

Syekh Ali Jaber menyebut doa ini sebagai doa yang sangat agung karena menggambarkan kerendahan hati seorang hamba yang memohon keteguhan iman.

Doa-Doa Rasulullah SAW Saat Sujud Terakhir

Mengutip kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW juga mengamalkan beberapa doa khusus saat sujud terakhir.

  1. Doa Sujud Terakhir (Versi Pertama) Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ Latin: Allahummaghfir lī dzanbī kullahū diqqahū wa jillahū wa awwalahū wa ākhirahū wa ‘alāniyatahū wa sirrahū Artinya: “Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, yang kecil maupun yang besar, yang terdahulu maupun yang kemudian, yang tampak maupun yang tersembunyi.” (HR Muslim, Abu Daud, dan Hakim)

  2. Doa Sujud Terakhir (Versi Kedua) Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ Latin: Allahumma innī a‘ūdzu biridhāka min sakhatik, wa a‘ūdzu bimu‘āfātika min ‘uqūbatik, wa a‘ūdzu bika minka, lā uḥṣī tsanā’an ‘alaik, anta kamā atsnaīta ‘alā nafsik Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu. Aku berlindung dengan ampunan-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari (azab)-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian bagi-Mu, Engkau sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.” (HR Muslim, Abu Daud, Nasai, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

  3. Doa Sujud Terakhir (Versi Ketiga) Arab: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ Latin: Subḥānaka Allāhumma wa biḥamdika lā ilāha illā anta Artinya: “Maha Suci Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu, tidak ada Tuhan selain Engkau.” (HR Ahmad, Muslim, dan Nasai)

Perintah Sujud dalam Al-Qur’an

Allah SWT secara tegas memerintahkan sujud dalam Al-Qur’an sebagai bentuk ibadah dan kepatuhan.

  1. Surah Al-Hijr Ayat 98 Arab: فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ ٱلسَّٰجِدِينَ Latin: Fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wa kun minas-sājidīn Artinya: “Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersujud.”

  2. Surah Al-Furqan Ayat 64 Arab: وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَٰمًا Latin: Wallażīna yabītūna lirabbihim sujjadan wa qiyāmā Artinya: “Dan orang-orang yang menghabiskan malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.”

  3. Surah Al-Insan Ayat 26 Arab: وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَٱسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا Latin: Wa minal-laili fasjud lahū wa sabbiḥhu lailan ṭawīlā Artinya: “Dan pada sebagian malam, bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam yang panjang.”

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Doa Saat Sujud yang Sering Dibaca Nabi Muhammad SAW. Semoga menambah wawasan Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar