Cuaca Ekstrem Ancam Surabaya, Pemkot Siap Hadapi Banjir

Cuaca Ekstrem Ancam Surabaya, Pemkot Siap Hadapi Banjir

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai Cuaca Ekstrem Ancam Surabaya, Pemkot Siap Hadapi Banjir, berikut adalah data yang berhasil kami rangkum dari lapangan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

\n

Persiapan Pemkot Surabaya Menghadapi Cuaca Ekstrem

\n

Cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya, memicu langkah-langkah pencegahan dari pihak pemerintah kota. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir.

\n

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim hujan. Beberapa tindakan yang dilakukan antara lain pengerukan saluran, penambahan rumah pompa, serta pembersihan saluran drainase. Tujuan dari tindakan ini adalah agar tidak terjadi banjir ketika musim hujan tiba.

\n

“Sebelum musim hujan, tim Satgas atau pasukan merah melakukan pengerukan saluran. Alasannya adalah karena kapasitas saluran bisa berkurang akibat endapan, sehingga diperlukan pengerukan,” jelas Syamsul pada Jumat (7/11).

\n

Selain itu, pemeliharaan pompa air dan pintu air juga dilakukan oleh DSDABM Surabaya. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa peralatan tersebut dapat berfungsi optimal saat cuaca ekstrem terjadi.

\n

Fokus pada Wilayah Selatan

\n

Prioritas utama pemerintah kota saat ini adalah menangani banjir dan genangan di kawasan Surabaya selatan. Salah satu strateginya adalah mempercepat proyek pembangunan rumah pompa di lima titik. Berikut beberapa lokasi yang menjadi fokus:

\n
    \n
  • Rumah Pompa Menanggal di belakang mal Cito
  • \n
  • Rumah Pompa Ahmad Yani depan Taman Pelangi
  • \n
  • Rumah Pompa Ketintang di kawasan Ketintang Madya
  • \n
  • Rumah Pompa Karah
  • \n
  • Rumah Pompa Rungkut Menanggal
  • \n
\n

“Semua titik ini merupakan area rawan banjir. Proyek pembangunan rumah pompa di wilayah selatan ini menjadi fokus utama tahun ini,” tambah Syamsul.

\n

Meski beberapa pembangunan rumah pompa mengalami keterlambatan, Syamsul berupaya agar proyek tersebut selesai sebelum akhir November 2025. Ia menyebutkan bahwa progres pembangunan saat ini sudah mencapai 70 persen. Sisanya akan diselesaikan dalam beberapa bulan mendatang.

\n

“Di akhir Oktober kemarin, progresnya mencapai 70 persen. Sebanyak 20 persen akan diselesaikan di akhir November, sedangkan 10 persen sisanya insyaallah selesai di Desember 2025,” ujarnya.

\n

Koordinasi dengan BMKG

\n

Pihak DSDABM juga aktif berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi cuaca secara real-time. Biasanya, Pemkot Surabaya menerima peringatan tentang cuaca ekstrem satu sampai dua jam sebelumnya.

\n

“Kami selalu menerima informasi dari BMKG ketika akan ada hujan deras. Masyarakat juga bisa melihat informasi melalui website WOFI Juanda. Jika warnanya merah, berarti hujan deras. Jika kuning, hujan sedang, dan jika hijau, hujan gerimis,” pungkas Syamsul.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Cuaca Ekstrem Ancam Surabaya, Pemkot Siap Hadapi Banjir. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar