Cara Cepat Keringkan Pakaian Tanpa Bau! 5 Trik Ampuh Ini Wajib Dicoba

Cara Cepat Keringkan Pakaian Tanpa Bau! 5 Trik Ampuh Ini Wajib Dicoba

Jagat maya sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Cara Cepat Keringkan Pakaian Tanpa Bau! 5 Trik Ampuh Ini Wajib Dicoba. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Tips Mengatasi Bau Apek Saat Musim Hujan

Musim hujan memang membawa suasana yang indah, tetapi bagi para ibu rumah tangga, hujan juga sering kali menjadi tantangan dalam menghadapi pakaian yang tidak kunjung kering. Bau lembap dan apek bisa muncul meskipun pakaian sudah dicuci bersih dan wangi. Namun, jangan khawatir karena ada beberapa cara cerdas yang bisa dilakukan agar cucian tetap segar meski cuaca sedang mendung.

Penyebab Bau Apek

Menurut Dr. Sri Wahyuni, ahli mikrobiologi tekstil dari Institut Pertanian Bogor (IPB), penyebab utama bau apek bukan hanya karena tidak adanya sinar matahari, tetapi juga karena pertumbuhan bakteri di kain yang masih lembap. Bakteri berkembang cepat pada pakaian basah, terutama jika disimpan sebelum benar-benar kering. Oleh karena itu, solusinya adalah memastikan pakaian cepat kering dan udara di sekitar jemuran tetap bergerak.

1. Manfaatkan Putaran Mesin Cuci Maksimal

Sebelum menjemur pakaian, pastikan pakaian sudah diperas seoptimal mungkin. Gunakan fitur spin atau putaran tinggi di mesin cuci. Putaran cepat dapat membantu mengurangi kadar air hingga 70 persen. Semakin sedikit air tersisa, semakin cepat kain akan kering, bahkan di cuaca mendung sekalipun.

2. Jemur di Tempat Berangin

Jika langit mendung, jangan hanya mencari tempat yang terang, tetapi carilah tempat yang berangin. Menurut Ir. Dwi Purnomo dari Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI), udara yang bergerak jauh lebih efektif dibanding panas matahari. Sirkulasi udara membantu penguapan air dari serat kain. Pastikan antar pakaian tidak saling menempel agar udara bisa lewat dengan bebas.

3. Gunakan Bantuan Kipas Angin atau Dehumidifier

Jika tinggal di apartemen atau rumah tanpa area jemur terbuka, jangan khawatir. Siapkan kipas angin atau dehumidifier di ruangan. Penelitian dalam Journal of Textile Science & Engineering (2024) menyebut penggunaan dehumidifier bisa mempercepat proses pengeringan hingga 40 persen. Triknya adalah menggantung pakaian, mengarahkan kipas ke bawah kain, dan biarkan udara bekerja selama beberapa jam.

4. Tambahkan Cuka Putih Saat Bilasan Terakhir

Tidak banyak yang tahu bahwa cuka putih bisa menjadi senjata rahasia melawan bau lembap. Campurkan satu sendok makan cuka putih ke air bilasan terakhir. Bahan alami ini membantu membunuh bakteri dan menghilangkan aroma tak sedap. Selain itu, cuka juga membuat kain lebih lembut tanpa merusak serat. Bonusnya, pakaian justru menjadi lebih awet.

5. Setrika Saat Masih Sedikit Lembap

Untuk hasil akhir yang maksimal, setrika pakaian ketika masih sedikit lembap. Panas dari setrika akan menguapkan sisa air sekaligus membunuh bakteri penyebab bau. Namun, ingat untuk biarkan dingin dulu sebelum disimpan agar tidak terperangkap uap air di lemari.

Meski hujan turun berhari-hari, pakaian tetap bisa harum dan segar jika proses pengeringan dilakukan dengan benar. Yang penting bukan seberapa teriknya matahari, tapi seberapa baik kita mengatur kelembapan di sekitar pakaian. Dengan trik ini, kamu bisa bilang selamat tinggal pada bau apek di musim hujan dan tetap menikmati wangi pakaian bersih setiap hari!

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar