BYD Kuatkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di Indonesia di IISF 2025

BYD Kuatkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di Indonesia di IISF 2025

Industri teknologi kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada BYD Kuatkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di Indonesia di IISF 2025 yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.
BYD Kuatkan Dukungan untuk Ekonomi Hijau di Indonesia di IISF 2025

Partisipasi BYD dalam IISF 2025

PT BYD Motor Indonesia kembali menunjukkan dukungan terhadap agenda pemerintah melalui partisipasinya dalam Indonesia Infrastructure and Sustainability Forum (IISF) 2025. Ajang ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta demi mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan inklusif. Dengan adanya forum ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan solusi berkelanjutan yang mendukung pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan lingkungan.

Fasilitasi Mobilitas Delegasi Internasional dengan Kendaraan Listrik

Sebagai official car partner, BYD menyediakan 15 unit kendaraan listrik, termasuk Denza D9, BYD Sealion 7, dan BYD Seal, guna menunjang mobilitas para delegasi serta eksekutif dari 60 negara peserta. Penyediaan kendaraan listrik ini tidak hanya membantu dalam mengurangi emisi karbon, tetapi juga menjadi contoh nyata dari komitmen BYD terhadap pengembangan transportasi ramah lingkungan.

Selain itu, BYD juga turut ambil bagian sebagai panelis dalam salah satu sesi tematik yang membahas arah pengembangan industri hijau, transisi menuju energi terbarukan, serta peran teknologi inovatif dalam kendaraan listrik. Hal ini menunjukkan bahwa BYD tidak hanya berkomitmen pada pengembangan produk, tetapi juga ingin berkontribusi dalam diskusi tentang masa depan industri.

Tampilkan Inovasi Terbaru Lewat BYD Atto 1

Pada kesempatan tersebut, BYD memperkenalkan inovasi terbarunya melalui BYD Atto 1 yang dipamerkan di area khusus booth BYD. Produk ini menjadi bukti kemajuan teknologi yang dimiliki oleh BYD dalam menghadapi tantangan industri otomotif global.

Forum IISF 2025 dibuka oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang menegaskan kembali komitmen pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Komitmen BYD terhadap Transformasi Kendaraan Listrik

Selaras dengan arah kebijakan tersebut, BYD menegaskan komitmennya untuk mendukung transformasi menuju era kendaraan listrik dengan menekankan pentingnya kesiapan industri dan ekosistem pendukung dalam menghadapi perkembangan teknologi rendah emisi. BYD percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.

BYD juga berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi inovatif yang dapat mendukung visi pemerintah dalam mencapai target net zero emissions. Dengan penawaran produk-produk ramah lingkungan, BYD berharap dapat menjadi mitra yang andal dalam menjalankan agenda pemerintah terkait keberlanjutan lingkungan dan pembangunan ekonomi hijau.

Dalam rangka mendukung IISF 2025, BYD tidak hanya sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga berupaya untuk menjadi bagian dari solusi yang dapat diterapkan secara luas dalam masyarakat. Dengan demikian, BYD berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan ekonomi nasional.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar