
Purbalingga Siap Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif telah menerima audiensi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purbalingga di Ruang Kerja Bupati, Selasa 30 Desember 2025. Pertemuan ini menjadi momen penting dalam persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), yang akan menjadi salah satu kegiatan strategis nasional.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada BPS dalam menyukseskan pelaksanaan sensus ekonomi. Salah satu bentuk dukungan yang disampaikan adalah dengan memperbolehkan BPS menggunakan fasilitas videotron milik pemerintah daerah sebagai sarana sosialisasi SE2026 kepada masyarakat.
“Kita siap mendukung penuh. Videotron Pemkab bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 agar informasi sampai ke masyarakat secara luas,” ujar Bupati Fahmi.
Peran dan Keterlibatan Perangkat Daerah
Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk turut serta memberikan dukungan dalam pelaksanaan SE2026. Menurutnya, sensus ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang sangat penting sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Sensus ekonomi bertujuan memperoleh data dasar seluruh kegiatan ekonomi. Data ini sangat dibutuhkan sebagai landasan dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah,” jelas Bupati.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS. Oleh karena itu, Bupati meminta seluruh perangkat daerah agar memberikan kemudahan dalam penyediaan informasi serta menjalin komunikasi yang konstruktif dengan petugas BPS. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pendataan di lapangan dapat berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik.
Partisipasi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Selain itu, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Purbalingga untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026. Ia meminta mereka untuk memberikan jawaban yang jujur, benar, dan faktual saat ditemui oleh petugas BPS.
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam memastikan akurasi data yang diperoleh. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Rencana Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Menyambung hal tersebut, Kepala BPS Kabupaten Purbalingga, Slamet Romelan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 direncanakan berlangsung selama dua bulan. Dalam pelaksanaannya, BPS akan melibatkan sekitar 700–800 petugas untuk melakukan pendataan kegiatan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga.
Pendataan ini akan mencakup berbagai sektor ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, menengah, dan besar. Petugas BPS akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi usaha atau tempat kerja, serta mengisi formulir yang telah disiapkan sesuai standar nasional.
Dengan keterlibatan penuh pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan data yang akurat serta bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Komentar
Kirim Komentar