BPKB Elektronik Ditetapkan, Korlantas Ungkap Layanan Lebih Cepat dan Transparan

BPKB Elektronik Ditetapkan, Korlantas Ungkap Layanan Lebih Cepat dan Transparan

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada BPKB Elektronik Ditetapkan, Korlantas Ungkap Layanan Lebih Cepat dan Transparan yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Transformasi Digital di Korlantas Polri

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah resmi menerapkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik (e-BPKB). Kebijakan ini berlaku bagi kendaraan baru roda empat atau lebih sejak Maret 2025. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital yang dilakukan oleh institusi kepolisian, khususnya dalam pelayanan publik terkait registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Menurut Kasubdit BPKB Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korlantas Polri Kombespol Sumardji, penerapan e-BPKB bukan hanya sekadar mengganti buku fisik menjadi format digital. Sistem ini dirancang untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan kendaraan dan meningkatkan transparansi serta efisiensi pelayanan.

“Tujuannya untuk memberikan kepastian terhadap kepemilikan kendaraan dan mempermudah pelayanan. Karena kaitannya dengan e-BPKB, manfaatnya banyak sekali, mulai dari mutasi dan lain sebagainya. Selain itu juga transparansi,” ujar Sumardji dalam kanal YouTube Korlantas Polri.

Efisiensi Waktu dalam Proses Mutasi

Salah satu manfaat paling signifikan dari penerapan e-BPKB adalah efisiensi waktu dalam proses mutasi kendaraan antar daerah. Jika sebelumnya proses ini bisa memakan waktu berhari-hari, ke depan diharapkan hanya memerlukan hitungan jam.

“Yang jadi masalah kami saat ini adalah lamanya proses mutasi keluar. Ke depan, karena sudah terhubung dengan arsip digital, masyarakat cukup menunggu beberapa jam saja,” jelas Sumardji.

Dengan sistem digital ini, seluruh data kendaraan akan tersimpan aman di basis data nasional dan dapat diakses secara cepat oleh pihak berwenang tanpa proses manual yang selama ini menghambat pelayanan publik.

Inovasi Cek Fisik Digital

Tidak hanya penerapan e-BPKB, Korlantas juga menyiapkan inovasi cek fisik digital untuk kendaraan bermotor. Nanti, proses pemeriksaan nomor rangka dan mesin kendaraan tidak lagi dilakukan dengan cara manual menggesek logam, tetapi cukup menggunakan alat pemindai (scanner) khusus yang memotret identitas kendaraan secara digital.

“Kenapa ada cek fisik digital? Karena banyak masyarakat yang komplain, terutama pada kendaraan tua, bus, dan truk. Dengan inovasi ini, prosesnya jadi lebih cepat dan akurat,” terang Sumardji.

Teknologi ini diharapkan mulai digunakan di seluruh polda dan polres pada 2025, bersamaan dengan pelatihan sumber daya manusia yang adaptif terhadap transformasi digital.

Pelatihan Petugas Pelayanan

Korlantas Polri kini tengah fokus pada sertifikasi dan pelatihan petugas pelayanan BPKB agar mampu beradaptasi dengan sistem baru. Menurut Sumardji, pelayanan ke depan tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional.

“Pelayanan BPKB ini sekarang sudah tidak konvensional lagi. Semua sudah by system, mulai dari cek fisik digital, arsip digital, sampai penerbitan e-BPKB,” ujar Sumardji.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diuji dalam dua kompetensi utama: pemeriksaan fisik kendaraan dan penerbitan BPKB elektronik, yang menjadi bagian dari sistem Electronic Registration and Identification (ERI).

Tantangan dan Harapan

Meski ada tantangan dalam proses adaptasi, Korlantas Polri optimis bahwa transformasi digital ini akan membawa perubahan positif dalam pelayanan masyarakat. Dengan adanya e-BPKB dan cek fisik digital, masyarakat akan merasakan manfaat langsung dalam bentuk kecepatan, akurasi, dan transparansi layanan.

Selain itu, penerapan teknologi digital juga diharapkan dapat mengurangi potensi penyalahgunaan data dan memperkuat sistem pengawasan terhadap kendaraan bermotor. Dengan demikian, Korlantas Polri berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar