
Bencoolen Mall Tambah 25 Tenant di Tahun 2025
Bencoolen Mall terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebagai pusat perbelanjaan utama di Bengkulu sepanjang tahun 2025. Selama masa ini, mall tersebut telah berhasil menarik sekitar 25 tenant baru, baik dalam bentuk unit permanen maupun pop up store. Ini menjadi bukti komitmen mall untuk memperkuat sektor ritel dan investasi di wilayah tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Center Manager Bencoolen Mall, Ekawati Sinaga, menjelaskan bahwa tenant yang bergabung berasal dari berbagai sektor bisnis. Mulai dari fashion hingga kuliner dan gaya hidup. Dengan kehadiran puluhan tenant tersebut, Bencoolen Mall mampu memenuhi beragam kebutuhan pengunjungnya. Hal ini juga mencerminkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim bisnis di Bengkulu.
"Sepanjang tahun 2025, Bencoolen Mall telah menghadirkan sekitar 25 tenant, baik tenant tetap maupun pop up store. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan pilihan terbaik bagi masyarakat Bengkulu," ujar Ekawati kepada aiotrade, Kamis (31/12/2025).
Salah satu tenant baru yang bergabung adalah At-Muflih, sebuah brand fashion muslimah. Kehadirannya menjadi penutup rangkaian pembukaan tenant di Bencoolen Mall sepanjang 2025. Brand ini dinilai mampu menambah variasi produk fashion di pusat perbelanjaan tersebut.
"Kami sangat berterima kasih At-Muflih bisa bergabung di Bencoolen Mall. Kehadiran brand fashion muslimah ini diharapkan dapat memberi warna baru sekaligus menarik minat pengunjung," tambah Ekawati.
Komitmen Untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Ekawati menegaskan bahwa pihak manajemen Bencoolen Mall membuka peluang seluas-luasnya bagi tenant lain untuk bergabung pada tahun mendatang. Mall ini berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi para tenant agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan capaian yang telah diraih, Bencoolen Mall optimistis prospek penambahan tenant pada tahun 2026 akan terus meningkat. Pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat Bengkulu menjadi faktor pendukung utama dalam hal ini.
"Kami berharap ke depannya semakin banyak tenant lain yang ikut bergabung dan berkembang bersama. Intinya, kami terus mendukung Bengkulu dari sisi investasi dan memberikan dukungan penuh bagi para tenant," tegas Ekawati.
Berbagai Sektor Menjadi Target Pengembangan
Tenant yang telah bergabung di Bencoolen Mall mencakup berbagai sektor bisnis. Dari fashion hingga kuliner dan gaya hidup. Hal ini menunjukkan bahwa mall ini tidak hanya fokus pada satu jenis usaha, tetapi lebih menyediakan pilihan yang beragam bagi para pengunjung.
Pengembangan ini juga diiringi dengan strategi pemasaran yang terarah. Bencoolen Mall terus berupaya untuk menarik perhatian pelaku usaha lokal maupun nasional. Dengan adanya dukungan penuh dari manajemen, tenant dapat berkembang tanpa kesulitan yang berarti.
Selain itu, mall ini juga aktif dalam mengadakan acara dan promosi yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Acara-acara ini tidak hanya menarik pengunjung tetapi juga memberikan kesempatan bagi tenant untuk memperkenalkan produk mereka secara lebih luas.
Tantangan dan Peluang di Tahun 2026
Meskipun ada tantangan di tengah persaingan ketat di sektor ritel, Bencoolen Mall tetap yakin bahwa ada banyak peluang yang dapat dimanfaatkan. Dengan keterlibatan yang aktif dari pemerintah daerah dan komunitas lokal, mall ini dapat menjadi pusat perbelanjaan yang lebih dinamis dan inovatif.
Dalam waktu dekat, Bencoolen Mall juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja tenant yang sudah ada. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua tenant dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan mall dan lingkungan sekitarnya.
Dengan strategi yang jelas dan komitmen yang kuat, Bencoolen Mall siap menghadapi tantangan di tahun 2026. Diharapkan, mall ini dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan sektor ritel di Bengkulu.
Komentar
Kirim Komentar