Apple Vision Pro Terbaru Ditenagai Chip M5 dan Headband Baru

Dunia gadget kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Apple Vision Pro Terbaru Ditenagai Chip M5 dan Headband Baru yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.
Apple Vision Pro Terbaru Ditenagai Chip M5 dan Headband Baru

Apple Vision Pro Generasi Terbaru: Kekuatan Baru untuk Pengalaman Mixed Reality yang Lebih Nyata

Apple kembali menunjukkan dominasinya di dunia teknologi imersif dengan meluncurkan perangkat terbaru mereka, Apple Vision Pro. Perangkat ini hadir dengan berbagai peningkatan signifikan, termasuk chip Apple M5 dan sistem operasi visionOS 26.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perangkat ini diperkenalkan bersamaan dengan iPad Pro dan MacBook Pro 14 inci terbaru dalam acara peluncuran besar Apple. Dengan kekuatan baru ini, Vision Pro menawarkan pengalaman mixed reality yang lebih nyata, didukung oleh kombinasi 12 kamera, 5 sensor, dan 6 mikrofon.

Chip M5: Otak Baru yang Bikin Mixed Reality Semakin Nyata

Dilengkapi dengan chip Apple M5, Vision Pro kini mampu menampilkan visual yang lebih tajam dan realistis. Chip ini juga memungkinkan tampilan layar OLED dengan 10% lebih banyak piksel dibanding generasi pertama, sehingga menghadirkan detail gambar super halus dan warna yang lebih hidup.

Performa tinggi ini ditopang oleh chip R1, yang berfungsi mengolah data sensor dan kamera untuk menghasilkan latensi ultra-rendah hanya 12 milidetik. Hal ini memastikan pengalaman realitas campuran terasa alami dan tanpa jeda.

Headband Dual Knit Band: Kenyamanan Jadi Prioritas

Salah satu keluhan terbesar pengguna Vision Pro generasi pertama adalah bobot perangkat. Untuk mengatasi masalah ini, Apple menghadirkan solusi dengan Dual Knit Band, ikat kepala baru yang menopang bagian belakang dan atas kepala secara seimbang.

Desain ergonomis ini membuat Vision Pro lebih nyaman digunakan dalam waktu lama, baik untuk bekerja, menonton, maupun bermain game.

3.000 Aplikasi VisionOS: Dari Produktivitas hingga Hiburan Imersif

Apple mengonfirmasi bahwa kini terdapat lebih dari 3.000 aplikasi yang sudah dioptimalkan untuk visionOS 26. Mulai dari aplikasi produktivitas seperti Microsoft 365 dan Slack, platform streaming seperti Disney+ dan Apple TV+, hingga game interaktif dengan dukungan audio spasial dan kontroler DualSense PlayStation.

Vision Pro juga tetap mendukung mode virtual, mode transparan (passthrough), dan integrasi penuh dengan macOS, memungkinkan pengguna bekerja dalam lingkungan digital tiga dimensi yang futuristik.

Harga dan Ketersediaan: Masih Terbatas di 12 Negara

Apple Vision Pro terbaru akan mulai dijual 22 Oktober 2025 dengan harga USD 3.499 (sekitar Rp 56 juta) untuk varian 256GB, 512GB, dan 1TB. Sayangnya, perangkat ini belum tersedia di Indonesia, dan hanya dipasarkan di 12 negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, Tiongkok, Prancis, dan Jerman.

Meski begitu, para penggemar teknologi di Tanah Air sudah tak sabar menantikan kehadiran resminya, mengingat Vision Pro sebelumnya sempat menjadi produk paling ikonik dalam dunia spatial computing.

Vision Pro Makin Dekat ke Masa Depan

Dengan chip M5 yang super kencang, desain lebih nyaman, serta dukungan ribuan aplikasi visionOS, Apple Vision Pro generasi terbaru mempertegas posisinya sebagai standar tertinggi perangkat mixed reality global. Apple jelas tidak sekadar menjual perangkat futuristik, mereka sedang membangun ekosistem realitas digital masa depan yang semakin matang dan terintegrasi.

Bagi pencinta inovasi dan teknologi imersif, Vision Pro M5 adalah bukti nyata bahwa masa depan komputasi bukan lagi di layar datar tapi di dunia tiga dimensi yang hidup di depan mata.


Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar