Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk, publik menunggu dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


CILEGON, aiotrade
Seorang anak berusia 9 tahun yang merupakan putra dari anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Maman Suherman, ditemukan meninggal dunia dengan luka tusukan di rumahnya pada Selasa (16/12/2025).

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Maman baru saja dilantik sebagai anggota dewan pakar DPD PKS Cilegon empat hari sebelum insiden tragis ini terjadi. Kejadian tersebut mengejutkan masyarakat dan mengundang perhatian luas, khususnya dari kalangan politik dan masyarakat sekitar.

Korban, yang masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD), tidak dapat diselamatkan meskipun telah dilarikan ke rumah sakit. Menurut informasi yang diperoleh, rumah Maman disambangi oleh pelaku perampokan. Ketika anaknya memergoki pelaku dan berteriak, pelaku panik dan langsung menusuknya dengan pisau.

“Rumahnya disambangi rampok, dan ada anaknya kelas 4 SD memergoki dan teriak. Perampok panik langsung menusuk anak tersebut dengan pisau dan wafat saat dibawa ke RS,” jelas Kusuma Nirmala, Humas DPW PKS Banten.

Karangan bunga duka cita dari Ketua DPW PKS Banten sekaligus Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, terlihat di depan rumah Maman Suherman yang terletak di Perumahan BBS 3, Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten.

Kronologi Kejadian

Kejadian ini bermula sekitar pukul 14.20 WIB ketika ayah korban, Maman Suherman, menerima telepon dari anak keduanya, D, yang terdengar panik dan meminta pertolongan.

Maman yang saat itu berada di tempat kerjanya segera pulang ke rumah. Setibanya di rumah, Maman mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat. Ia segera membawa anaknya menggunakan mobil menuju Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon.

Namun, setibanya di rumah sakit, dokter menyatakan, korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam.

Penyelidikan Polisi

Saat ini, Polsek Cilegon bersama Satreskrim Polres Cilegon sedang mendalami kasus dugaan pembunuhan ini secara profesional dan transparan. Proses penyelidikan dilakukan dengan meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Beberapa poin penting yang sedang diteliti antara lain:
Identifikasi pelaku perampokan yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.
Pemeriksaan lokasi kejadian untuk menemukan petunjuk atau barang bukti yang relevan.
* Pengumpulan keterangan dari saksi mata, termasuk keluarga korban dan tetangga sekitar.

Respons Publik

Insiden ini menimbulkan reaksi yang sangat kuat dari masyarakat, terutama dari kalangan pendukung PKS. Banyak yang menyampaikan dukacita kepada keluarga korban dan menuntut agar proses hukum berjalan secepat mungkin.

Selain itu, banyak warga yang mengkritik situasi keamanan di wilayah tersebut, terutama di daerah perumahan yang sebelumnya dianggap aman.

Tindakan Lanjutan

Pihak keluarga korban juga sedang mempersiapkan prosesi pemakaman yang akan digelar secara tertutup. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tanggal pasti pemakaman.

Seluruh pihak terkait, baik dari kepolisian maupun partai politik, berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh kepada keluarga korban.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar