
Penjara Super Ketat untuk Ammar Zoni
Aktor ternama Indonesia, Ammar Zoni, kini menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ia ditempatkan di sel khusus dengan penjagaan yang sangat ketat. Selain itu, komunikasi antara Ammar Zoni dan pihak luar hanya bisa dilakukan melalui CCTV.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pemindahan ini dilakukan setelah Ammar Zoni tertangkap keempat kalinya dalam kasus narkoba. Sel yang ditempati oleh Ammar Zoni adalah satu orang satu sel atau one man one cell. Ukuran sel tersebut hanya 2x3 meter, sehingga cukup untuk satu orang saja.
Kepala Subdirektorat Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti, mengonfirmasi bahwa Ammar Zoni ditempatkan di satu sel khusus. Menurutnya, hal ini dilakukan karena status Ammar Zoni sebagai tahanan berisiko tinggi.
"High risk ini Ammar Zoni dan teman-temannya ditempatkan di one man one cell, super maximum security," ujar Rika, seperti dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (17/10/2025).
Ammar Zoni, seorang aktor dan model asal Indonesia, lahir pada 8 Juni 1993 di Jakarta. Ia mulai dikenal luas setelah membintangi sinetron populer seperti Cinta Suci dan Anak Langit. Mantan suami Irish Bella ini diketahui sedang menjalani masa tahanan kasus narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Namun, ia dikabarkan mengedarkan narkoba di sana bersama rekan-rekannya.
Kini, Ammar Zoni meringkuk di Nusakambangan. Para petugas lapas tidak diperkenankan bertemu langsung dengan tahanan. Kunjungan pun dilakukan melalui CCTV. "Kunjungan pun dilakukan dengan CCTV dan juga pengawasannya melalui CCTV. Tapi pemberian makan tetap dilakukan sesuai dengan peraturan," tambah Rika.
Mengenai kegiatan di Lapas Nusakambangan, Rika menyebut bahwa aktivitas keagamaan maupun pengembangan kepribadian tetap dilakukan meskipun narapidana berada di sel masing-masing. "Di sana kegiatan hanya dilakukan di dalam sel, dalam satu hari diberikan satu jam untuk berangin-angin," jelas Rika.
Namun, pembinaan kepribadian tetap diberikan, misalnya kerohanian sesuai dengan agama dan kepercayaannya. "Kalau kami bisa kasih gambaran di one man one cell ini juga petugas tidak bertemu langsung dengan warga binaannya," tuturnya.
Menurut Rika, keputusan pemindahan diambil setelah dilakukan asesmen terhadap beberapa kategori pelanggaran yang memenuhi syarat, termasuk dugaan pelanggaran narkoba yang masih dalam proses hukum. Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk ketegasan tanpa pandang bulu.
“Siapa pun itu terbukti melakukan pelanggaran, narkoba khususnya, maka salah satu perlakuan yang diberikan adalah transfer ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan, baik untuk pelatihan maupun pengamanan,” bebernya.
Rika menambahkan, pemindahan ini bukan sekadar bentuk sanksi, tetapi juga bagian dari pembinaan agar warga binaan dapat memperbaiki diri. "Kita berharap warga binaan, termasuk dalam hal ini Ammar Zoni, dapat mengubah perilakunya," ujar Rika.
Hingga kini, sudah lebih dari 1.500 warga binaan berisiko tinggi yang dipindahkan ke Nusakambangan. Upaya ini dilakukan untuk melindungi lapas dan rutan dari peredaran narkoba serta gangguan keamanan dan ketertiban lainnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen PAS Jakarta, Heri Azhari, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberantas peredaran narkoba di lapas dan rutan. “Seperti yang berulangkali diingatkan Pak Menteri dan Dirjen PAS, bahwa zero narkoba adalah harga mati. Ini menjadi alarm bagi kami untuk terus waspada dan bertindak,” ujar Heri.
Komentar
Kirim Komentar