
Polda Sumsel Lakukan Mutasi Ratusan Personel, Termasuk Ganti Kasat Reskrim Polres Prabumulih
Polda Sumatera Selatan kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap ratusan personel di jajaran Polda Sumsel. Salah satu perubahan yang terjadi adalah pergantian jabatan Kasat Reskrim Polres Prabumulih. Perubahan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor ST/869/XII/KEP/2025 tanggal 7 Desember 2025, yang ditandatangani oleh Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajat, SIK.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Salah satu pejabat yang mengalami mutasi adalah AKP H Tiyan Talingga, ST, MT, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Prabumulih. Ia dimutasi ke posisi baru sebagai Kapolsek Bayung Lincir Polres Musi Banyuasin. Sementara itu, jabatan Kasat Reskrim Polres Prabumulih kini dipegang oleh AKP Jon Kenedi, SH, MSi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sungai Lilin Polres Musi Banyuasin.
Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di halaman Mapolres Prabumulih, Rabu (17/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana, SH, SIK, MSi. Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKP H Tiyan Talingga selama menjabat sebagai Kasat Reskrim.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kinerja AKP H Tiyan Talingga. Kepada Kasat Reskrim yang baru, saya meminta seluruh personel Satreskrim memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan tugas,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah di tubuh Polri. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, promosi jabatan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga berpesan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dan menuntaskan berbagai kasus yang masih menjadi pekerjaan rumah di Satreskrim Polres Prabumulih. “Pejabat baru diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Kasus-kasus yang belum terungkap agar segera dikonsolidasikan dengan jajaran Satreskrim agar daya ungkap semakin meningkat,” tegasnya.
Proses Mutasi dan Rotasi Jabatan
Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polda Sumsel tidak hanya terjadi pada level Polres Prabumulih, tetapi juga melibatkan ratusan personel lainnya. Proses ini dilakukan secara berkala untuk menjaga dinamika dan efisiensi operasional di setiap kesatuan.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam proses mutasi antara lain: * Penyesuaian struktur organisasi untuk memastikan kinerja optimal. * Pengembangan karier bagi personel yang telah menunjukkan prestasi. * Peningkatan kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas pokok.
Dalam konteks ini, pergantian Kasat Reskrim Polres Prabumulih menjadi salah satu contoh dari upaya tersebut. Perubahan ini diharapkan mampu membawa perbaikan dalam penanganan kasus-kasus yang ada di wilayah hukum Polres Prabumulih.
Tanggung Jawab Pejabat Baru
AKP Jon Kenedi, yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Prabumulih, memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin Satuan Reserse dan Kriminal. Ia diharapkan mampu membangun kerja sama yang baik dengan seluruh anggota satuan serta meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait.
Selain itu, ia juga diharapkan mampu mengambil langkah-langkah strategis dalam menyelesaikan kasus-kasus yang belum terselesaikan. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
Masa Depan Satreskrim Polres Prabumulih
Dengan adanya pergantian pejabat, masa depan Satreskrim Polres Prabumulih diharapkan akan lebih dinamis dan efektif. Kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam penanganan kasus dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, peningkatan kualitas kinerja juga menjadi target utama. Dengan komitmen dan kerja keras, Satreskrim Polres Prabumulih diharapkan bisa menjadi contoh dalam menjalankan tugasnya dengan profesionalisme dan integritas.
Komentar
Kirim Komentar