Ahli Bocor: 10 Cara Bersihkan Dinding Basah dan Berjamur Saat Hujan

Ahli Bocor: 10 Cara Bersihkan Dinding Basah dan Berjamur Saat Hujan

Dunia medis kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Ahli Bocor: 10 Cara Bersihkan Dinding Basah dan Berjamur Saat Hujan, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Masalah Jamur pada Dinding Rumah

Jamur sering muncul di dinding rumah yang lembap, terutama saat musim hujan. Kelembapan ini biasanya disebabkan oleh air hujan yang merembes ke dalam dinding. Jika tidak segera ditangani, dinding yang lembap dan berjamur dapat membahayakan kesehatan penghuni rumah, merusak struktur bangunan, serta menimbulkan bau apek. Untuk menghindari masalah ini, para ahli merekomendasikan cara efektif untuk menghilangkan dan mencegah jamur di dinding secara permanen.

Cara Membersihkan Jamur di Dinding Tembok yang Lembut

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan jamur di dinding tembok yang lembap:

  1. Cuka Putih
    Cuka putih adalah bahan alami yang sangat efektif untuk menghilangkan jamur pada dinding yang lembap. Menurut Lucy Steele dari Valspar Paint, cuka putih bisa digunakan untuk area berpori. Kondensasi yang terjadi di dapur atau kamar mandi sering menyebabkan kelembapan dan jamur. Jika kondensasi dibiarkan terlalu lama, akan menyebabkan kelembapan yang lebih parah. Cuka putih bisa meresap ke dalam dinding dan membunuh jamur hingga akarnya, mencegah spora tumbuh kembali.

  2. Semprotan Antijamur
    Olivia Young dari Astonish menyarankan menggunakan semprotan antijamur untuk menghilangkan jamur di dinding. Semprotkan cairan tersebut pada area yang terkena jamur, diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan dengan kain lap. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat menyemprotkan cairan tersebut.

  3. Pemutih
    Direktur komersial Nuie Colm Lalor menyarankan larutan pemutih yang dicampur air dengan perbandingan 1:4. Semprotkan campuran ini ke ubin yang terkena lumut, lalu gosok dengan kain lembap. Setelah itu, keringkan area tersebut. Meskipun efektif, pemutih bisa mengubah warna cat di dinding, sehingga meninggalkan jejak bercak dan bekas tetesan kecil.

  4. Sabun Cuci Piring
    Sabun cuci piring yang dicampur air hangat bisa digunakan untuk menghilangkan jamur di dinding dan lantai. Tuangkan sabun cuci piring ke permukaan yang berjamur, lalu sikat dengan lembut. Gunakan spons, kain, atau sikat untuk menggosok permukaan tersebut. Gosok dengan gerakan memutar hingga jamur hilang. Cara ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali hingga jamur benar-benar hilang. Setelah bersih, bilas dan biarkan area tersebut kering.

  5. Amplas Tembok
    Salah satu cara efektif untuk mengatasi jamur yang tumbuh di dinding lembap adalah dengan menyikatnya menggunakan amplas. Trik ini mudah sekali. Anda hanya perlu menggosok permukaan dinding yang berjamur sampai terkelupas semua. Setelah diamplas, pori-pori pada tembok rumah sudah tidak akan tertutup lagi. Dengan begitu, uap air pun tidak akan terjebak lagi di dalam ruangan, sehingga aroma lembap dan apek akan hilang dengan sendirinya.

  6. Cat Tembok Waterproof
    Cara sederhana untuk mencegah jamur tumbuh pada tembok yang lembap adalah melapisinya dengan cat waterproof. Umumnya, cat waterproof untuk tembok lembap memerlukan campuran air dan cat dengan perbandingan 50:50. Oleskan campuran tersebut pada dinding hingga merata, lalu tunggu sampai kering. Lapisi lagi dua kali untuk perlindungan maksimal dari merembesnya air di sekitar dinding tersebut.

  7. Tutup dengan Keramik
    Keramik adalah salah satu material yang kedap air. Oleh karena itu, jika tembok di rumah Anda lembap, Anda bisa segera memasang keramik untuk mencegah tumbuhnya jamur di area tersebut. Selain keramik, Anda juga bisa menggunakan porselen untuk mengatasi kelembapan tembok rumah.

  8. Pasang Ventilasi
    Memasang ventilasi yang cukup di rumah Anda bisa menjadi pencegahan paling efektif untuk menghentikan pertumbuhan jamur. Tanpa ventilasi yang baik, kelembapan bisa bertahan lebih lama sehingga mendorong pertumbuhan jamur.

  9. Gunakan Dehumidifier
    Untuk mengurangi kelembapan pada tembok, Anda juga bisa menggunakan dehumidifier. Dehumidifier adalah alat yang dirancang untuk menghilangkan kelembapan di dalam ruangan. Tampilannya mirip dengan AC portable yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan berlebih.

  10. Letakkan Tanaman yang Menyerap Kelembapan
    Beberapa tanaman hias seperti palem pinang, tanaman laba-laba, pakis Boston, dan ivy Inggris berfungsi sebagai dehumidifier alami. Tanaman-tanaman ini tidak hanya menyerap kelembapan berlebih, tetapi juga memurnikan udara, menciptakan lingkungan di ruangan menjadi lebih sehat.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan jamur yang tumbuh di tembok rumah Anda.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar