
Rekomendasi Motor yang Cocok untuk Touring di Tahun 2025
Touring motor bukan sekadar soal menempuh jarak jauh. Ini tentang kenyamanan selama berkendara, kemampuan motor menjawab kebutuhan medan yang beragam, sampai pengalaman seru di setiap tikungan dan tikungan. Jika kamu sedang mencari motor yang pas untuk touring di tahun 2025, berikut tujuh rekomendasi yang bisa menjadi pilihan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
1. Yamaha NMAX (150 / 155 / 160)
Yamaha NMAX muncul sebagai motor matic favorit banyak rider touring di Indonesia. Posisi berkendara yang ergonomis, pijakan kaki yang luas, dan jok yang empuk membuat perjalanan panjang terasa lebih santai. Mesin 155 cc dengan teknologi VVA dikenal mampu menyediakan tenaga yang cukup untuk menghadapi jalur menanjak atau lintas provinsi tanpa mudah membuat pegal. Kapasitas bagasi yang lumayan juga memudahkan kamu menyimpan perlengkapan perjalanan.
2. Honda PCX
Honda PCX menawarkan pengalaman touring dengan nuansa yang sedikit lebih premium. Dimensinya lebih besar dan jok yang lapang memastikan postur pengendara tetap rileks meskipun menempuh ratusan kilometer. Fitur-fitur modern hingga kapasitas bagasi yang luas membuat motor ini banyak dipilih oleh rider yang mengutamakan kenyamanan dan ruang bawaan ekstra. Mesin yang stabil juga membantu mengatasi berbagai kondisi jalan.
3. Honda ADV 150 / 160
Untuk kamu yang ingin touring tidak hanya di jalan mulus, Honda ADV jadi pilihan skutik yang lebih petualang. Ground clearance yang lebih tinggi dan karakter suspensi yang tangguh mendukung touring lintas medan, termasuk aspal rusak atau jalur semi off-road. Meski mesin masih berada di kelas menengah, desain dan fleksibilitas motor ini cocok buat perjalanan jauh yang penuh tantangan.
4. Motor Touring 250 cc Berkonsep Adventure
Motor dengan kapasitas 250 cc yang berkonsep adventure sering dimaksimalkan oleh rider touring karena performanya lebih stabil di kecepatan konstan. Banyak model di kelas ini yang sudah dilengkapi dengan boks samping, engine guard, dan soket pengisian daya, sehingga memudahkan perjalanan jauh tanpa khawatir soal akomodasi barang bawaan. Konsep adventure touring juga memberi kepercayaan diri saat menghadapi kontur jalan yang beragam.
5. Matic 250 cc (Yamaha XMAX & Honda Forza)
Di atas kategori 150 cc, kelas matic 250 cc seperti Yamaha XMAX dan Honda Forza menawarkan kenyamanan lebih tinggi dengan bodi yang lebih besar dan fitur yang lengkap. Posisi berkendara tetap rileks, kestabilan di kecepatan jalan bebas hambatan lebih baik, ditambah ruang bagasi yang besar membuatnya cocok untuk touring jarak jauh. Varian-varian ini juga populer di kalangan komunitas rider yang menginginkan touring tanpa lelah.
6. Motor Naked Sport 250 cc
Kalau kamu lebih suka gaya naked sport yang agresif tanpa mengorbankan kenyamanan, pilihan di kelas 250 cc seperti Yamaha MT-25 atau Kawasaki Z250 bisa jadi opsi. Posisi berkendara yang lebih tegak dibanding sport fairing membuat touring jadi lebih ergonomis, ditambah mesin yang bertenaga dan minim getaran saat dipacu di berbagai kecepatan. Cocok untuk rider yang ingin motor serba bisa antara harian dan touring.
7. Honda CB150X
Honda CB150X tampil sebagai motor adventure entry-level yang pas buat touring santai. Dilengkapi windscreen, engine guard, dan desain ergonomis, motor ini nyaman dipakai jelajah rute menengah tanpa harus masuk kategori high-end. Meski kapasitas mesin lebih kecil ketimbang 250 cc, karakter touring-nya tetap asyik dan hemat bahan bakar, cocok untuk rider yang ingin pengalaman touring tanpa bujet besar.
Memilih motor yang enak dipakai touring sangat bergantung pada gaya berkendara, rute yang akan dilalui, serta budget yang tersedia. Motor matic dengan kenyamanan tinggi cocok untuk rider yang ingin perjalanan santai dan praktis, sementara pilihan adventure atau naked sport memberikan sensasi lebih dinamis buat perjalanan jauh yang nggak monoton. Pastikan kamu juga memperhatikan aspek lain seperti kapasitas bagasi, posisi berkendara, dan kemudahan servis di rute touring yang akan dilalui.
Komentar
Kirim Komentar