
Persiapan Menghadapi Tes CAT Petugas Haji
Seleksi petugas haji setiap tahunnya selalu menarik perhatian ribuan pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu tahapan yang paling krusial adalah tes CAT (Computer Assisted Test), yang bertujuan untuk menilai kompetensi, wawasan keislaman, pelayanan, serta pemahaman teknis penyelenggaraan ibadah haji. Oleh karena itu, memahami dan menguasai 40 contoh soal CAT petugas haji menjadi langkah penting agar peluang lolos seleksi semakin besar.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Artikel ini disusun secara lengkap dan mendalam, menghadirkan 40 contoh soal CAT petugas haji yang disesuaikan dengan pola soal terbaru. Dengan latihan yang konsisten dan pemahaman materi yang komprehensif, peluang menjadi petugas haji profesional dan amanah akan semakin terbuka lebar.
Sekilas Tentang Tes CAT Petugas Haji
Tes CAT petugas haji umumnya diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI. Sistem CAT digunakan untuk menjamin transparansi, objektivitas, dan kecepatan penilaian. Peserta akan mengerjakan soal melalui komputer dalam waktu terbatas, sehingga selain pemahaman materi, kecepatan dan ketelitian juga sangat menentukan.
Materi yang sering keluar dalam 40 contoh soal CAT petugas haji biasanya mencakup beberapa hal berikut:
- Wawasan kebijakan haji
- Fikih manasik haji dan umrah
- Pelayanan jemaah
- Moderasi beragama
- Etika dan komunikasi
- Kebangsaan serta integritas ASN
40 Contoh Soal CAT Petugas Haji
Berikut ini kumpulan 40 contoh soal CAT petugas haji yang dirangkum dari berbagai sumber latihan resmi dan pengalaman seleksi tahun-tahun sebelumnya:
-
Tujuan utama penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah adalah
A. Meningkatkan devisa negara
B. Menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan jemaah
C. Mengurangi jumlah jemaah haji
D. Membatasi keberangkatan haji
Jawaban: B -
Istilah istitha’ah dalam ibadah haji berarti
A. Kesempurnaan ibadah
B. Kemampuan fisik, mental, dan finansial
C. Kewajiban mutlak
D. Kesanggupan spiritual saja
Jawaban: B -
Rukun haji yang tidak boleh ditinggalkan adalah
A. Melontar jumrah
B. Tawaf wada
C. Wukuf di Arafah
D. Mabit di Mina
Jawaban: C -
Petugas haji dituntut memiliki sikap berikut, kecuali
A. Sabar
B. Empati
C. Diskriminatif
D. Tanggung jawab
Jawaban: C -
Salah satu tugas utama petugas haji kloter adalah
A. Mengurus visa diplomatik
B. Mendampingi dan melayani jemaah
C. Menentukan biaya haji
D. Menyeleksi jemaah
Jawaban: B -
Prinsip moderasi beragama menekankan pada sikap
A. Ekstrem dan keras
B. Seimbang dan adil
C. Fanatik kelompok
D. Tertutup pada perbedaan
Jawaban: B -
Miqat makani bagi jemaah Indonesia umumnya adalah
A. Bir Ali
B. Yalamlam
C. Qarnul Manazil
D. Dzat Irq
Jawaban: B -
Tawaf ifadah dilaksanakan setelah
A. Ihram
B. Wukuf di Arafah
C. Sai
D. Tawaf wada
Jawaban: B -
Etika pelayanan jemaah haji menuntut petugas untuk
A. Mengutamakan kepentingan pribadi
B. Memberi layanan tanpa pamrih
C. Bersikap kaku
D. Menghindari komunikasi
Jawaban: B -
Sistem CAT bertujuan untuk
A. Memperlambat seleksi
B. Mengurangi peserta
C. Meningkatkan objektivitas penilaian
D. Menambah biaya seleksi
Jawaban: C
-
Haji tamattu’ adalah
A. Haji tanpa umrah
B. Umrah dan haji dengan satu ihram
C. Umrah terlebih dahulu lalu haji
D. Haji terlebih dahulu lalu umrah
Jawaban: C -
Salah satu tantangan petugas haji di Arab Saudi adalah
A. Bahasa dan budaya
B. Cuaca tropis
C. Jarak dekat antar lokasi
D. Biaya murah
Jawaban: A -
Komunikasi efektif dengan jemaah lansia harus dilakukan dengan cara
A. Cepat dan singkat
B. Nada tinggi
C. Sabar dan jelas
D. Menghindari kontak langsung
Jawaban: C -
Undang-undang yang mengatur penyelenggaraan haji di Indonesia adalah
A. UU ASN
B. UU Keimigrasian
C. UU Penyelenggaraan Ibadah Haji
D. UU Pendidikan
Jawaban: C -
Fungsi utama ketua kloter adalah
A. Administrasi keuangan
B. Koordinasi seluruh petugas kloter
C. Pengawasan media
D. Penentuan kuota
Jawaban: B -
Mabit di Muzdalifah dilaksanakan pada
A. Malam 8 Zulhijah
B. Malam 9 Zulhijah
C. Malam 10 Zulhijah
D. Malam 11 Zulhijah
Jawaban: C -
Melontar jumrah Aqabah dilakukan pada tanggal
A. 8 Zulhijah
B. 9 Zulhijah
C. 10 Zulhijah
D. 13 Zulhijah
Jawaban: C -
Petugas haji wajib mengutamakan prinsip pelayanan berikut
A. Cepat dan keras
B. Humanis dan profesional
C. Tegas tanpa empati
D. Administratif semata
Jawaban: B -
Jika jemaah tersesat di area Masjidil Haram, langkah pertama petugas adalah
A. Menunggu laporan resmi
B. Mengabaikan sementara
C. Melakukan pendampingan dan koordinasi sektor
D. Menyuruh jemaah kembali sendiri
Jawaban: C -
Sai dilakukan antara bukit
A. Arafah dan Mina
B. Safa dan Marwah
C. Mina dan Muzdalifah
D. Uhud dan Raudhah
Jawaban: B
-
Salah satu indikator keberhasilan petugas haji adalah
A. Banyaknya laporan
B. Minimnya keluhan jemaah
C. Tingginya sanksi
D. Cepatnya kepulangan pribadi
Jawaban: B -
Ihram ditandai dengan
A. Memakai pakaian putih biasa
B. Niat dan menjauhi larangan ihram
C. Mandi wajib saja
D. Membaca talbiyah setelah tawaf
Jawaban: B -
Larangan ihram bagi laki-laki adalah
A. Menutup aurat
B. Memakai pakaian berjahit
C. Memakai sandal
D. Membaca Al-Qur’an
Jawaban: B -
Salah satu bentuk pelanggaran disiplin petugas haji adalah
A. Mendampingi jemaah lansia
B. Memberikan informasi
C. Menyalahgunakan kewenangan
D. Berkoordinasi dengan sektor
Jawaban: C -
Wukuf di Arafah dilaksanakan pada
A. 8 Zulhijah
B. 9 Zulhijah
C. 10 Zulhijah
D. 11 Zulhijah
Jawaban: B -
Sikap petugas haji dalam menghadapi jemaah yang emosional sebaiknya
A. Membalas dengan nada tinggi
B. Menghindar
C. Tetap tenang dan persuasif
D. Menyerahkan sepenuhnya ke petugas lain
Jawaban: C -
Tawaf wada dilakukan
A. Saat tiba di Makkah
B. Sebelum sai
C. Menjelang meninggalkan Makkah
D. Setelah ihram
Jawaban: C -
Prinsip integritas bagi petugas haji berarti
A. Loyal pada kelompok
B. Konsisten pada nilai kejujuran
C. Mengutamakan senioritas
D. Menghindari tanggung jawab
Jawaban: B -
Salah satu tugas petugas sektor adalah
A. Menentukan jadwal penerbangan
B. Memberikan pelayanan di wilayah tertentu
C. Menyusun kebijakan nasional
D. Mengatur kuota haji
Jawaban: B -
Jemaah yang sakit berat akan ditangani melalui
A. Pendamping kloter saja
B. Sektor konsumsi
C. Layanan kesehatan haji
D. Media center
Jawaban: C -
Manasik haji bertujuan untuk
A. Mengurangi biaya
B. Memberi pemahaman ibadah haji
C. Menyeleksi jemaah
D. Membatasi keberangkatan
Jawaban: B -
Salah satu tantangan utama petugas haji adalah
A. Kurangnya jemaah
B. Perbedaan karakter jemaah
C. Waktu ibadah yang singkat
D. Akses transportasi mudah
Jawaban: B -
Sikap adil petugas haji diwujudkan dengan
A. Mendahulukan keluarga
B. Memberi layanan setara kepada semua jemaah
C. Mengutamakan jemaah tertentu
D. Memilih yang mudah dilayani
Jawaban: B -
Koordinasi antarpetugas diperlukan untuk
A. Menghindari tugas
B. Efisiensi dan kelancaran pelayanan
C. Membatasi komunikasi
D. Memperpanjang birokrasi
Jawaban: B -
Salah satu larangan ihram bagi perempuan adalah
A. Memakai pakaian berwarna
B. Menutup wajah dengan cadar
C. Memakai sandal
D. Membaca doa
Jawaban: B -
Petugas haji harus memahami budaya Arab Saudi agar
A. Mudah beradaptasi dan berkomunikasi
B. Meniru seluruh kebiasaan
C. Menghindari interaksi
D. Mengurangi pelayanan
Jawaban: A -
Pelayanan prima dalam penyelenggaraan haji menekankan pada
A. Kecepatan saja
B. Kepuasan jemaah
C. Kepentingan petugas
D. Administrasi semata
Jawaban: B -
Jika terjadi konflik antarjemaah, petugas sebaiknya
A. Membiarkan
B. Memihak salah satu
C. Menjadi penengah secara adil
D. Melaporkan tanpa tindakan
Jawaban: C -
Tanggung jawab petugas haji berakhir ketika
A. Tugas pribadi selesai
B. Jemaah kembali ke tanah air
C. Masa kontrak habis
D. Digantikan petugas lain
Jawaban: B -
Menjadi petugas haji membutuhkan motivasi utama berupa
A. Popularitas
B. Keuntungan materi
C. Pengabdian dan keikhlasan
D. Jabatan struktural
Jawaban: C
Mempersiapkan diri dengan 40 contoh soal CAT petugas haji adalah investasi penting bagi siapa saja yang ingin lolos seleksi. Dengan latihan yang konsisten dan pemahaman materi yang komprehensif, peluang menjadi petugas haji profesional dan amanah akan semakin terbuka lebar.
Komentar
Kirim Komentar