4 Kegagalan Mesin Pesawat yang Sering Terjadi dan Solusi Pilot

4 Kegagalan Mesin Pesawat yang Sering Terjadi dan Solusi Pilot

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada 4 Kegagalan Mesin Pesawat yang Sering Terjadi dan Solusi Pilot yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Keempat Jenis Kegagalan Mesin Pesawat yang Sering Menyebabkan Kekhawatiran Penumpang

Penerbangan adalah salah satu bentuk transportasi yang paling aman, tetapi kegagalan teknis pesawat bisa menjadi sumber kekhawatiran bagi penumpang. Namun, sebagian besar kegagalan mesin telah memiliki prosedur penanganan yang sudah teruji, sehingga penerbangan bisa berakhir dengan pendaratan yang aman. Pilot dan kru pesawat telah dilatih secara intensif untuk menghadapi situasi seperti ini, sementara pesawat juga dilengkapi dengan sistem pengamanan yang canggih.

Berikut ini adalah empat jenis kegagalan umum pada mesin pesawat yang sering dianggap menyeramkan oleh penumpang, namun bisa diatasi oleh kru pesawat:

1. AC Tidak Berfungsi dan Tekanan Kabin Meningkat

Pada ketinggian sekitar 36.000 kaki, kabin pesawat dirancang untuk menyerupai suhu udara pada ketinggian 8.000 kaki melalui sistem AC. Hal ini memungkinkan para awak pesawat tetap nyaman, sementara atmosfer di luar memiliki suhu sekitar minus 55 derajat Celsius dan tidak ada udara yang bisa dihirup.

Jika AC tiba-tiba tidak berfungsi atau tekanan kabin meningkat karena alasan tertentu, penumpang akan merasakan penurunan dramatis dan telinga berdenging. Untuk mengatasi masalah ini, pilot akan meminta penumpang menggunakan masker oksigen, mengumumkan keadaan darurat, dan melakukan penurunan ke ketinggian yang aman yaitu sekitar 10.000 kaki. Jika diperlukan, pesawat akan kembali ke bandara keberangkatan.

2. Roda Pendaratan Macet dan Rem Blong

Pesawat terbang memiliki roda pendaratan yang bisa ditarik keluar dan berada di dalam kompartemen selama penerbangan. Roda-roda ini akan keluar dari badan pesawat sebelum mendarat, lengkap dengan rem yang terpasang di sana untuk mengurangi kecepatan pesawat setelah mendarat.

Terkadang, roda pendaratan tidak dapat dikeluarkan dan rem juga tidak bekerja. Ketika hal ini terjadi, awak kabin akan mempersiapkan pendaratan darurat atau memberikan instruksi "bersiap menghadapi benturan". Pilot akan menjalankan checklist dan berkoordinasi dengan teknisi. Jika rem lemah, pendaratan akan dilakukan di landasan terpanjang.

3. Kegagalan Mesin

Pesawat bermesin ganda dapat mengalami kegagalan pada salah satu mesin. Meski kerusakan pada kedua mesin sangat jarang terjadi, kasus langka ini pernah terjadi dalam insiden Miracle on the Hudson pada tahun 2009, ketika dua mesin pesawat mati setelah tertabrak burung dan pesawat mendarat di sungai Hudson tanpa korban jiwa.

Ketika kegagalan mesin terjadi, penumpang akan merasakan ledakan keras, getaran, dan melihat percikan api dari mesin. Sistem peringatan akan otomatis mengenali kerusakan, lalu pilot akan mengidentifikasi dan mematikan mesin yang bermasalah. Kemudian, pesawat akan turun ke ketinggian yang aman atau kembali ke bandara keberangkatan.

4. Gangguan Hidrolik dan Kontrol Penerbangan

Sistem kendali pesawat, termasuk ailerons, elevator, dan rudder, biasanya digerakkan oleh sistem hidraulik atau elektrik. Jika salah satunya mengalami kegagalan, sistem cadangan tetap memungkinkan pesawat dikendalikan.

Misalnya, jika aileron sayap kiri tidak berfungsi, pesawat tetap dapat terbang karena aileron sayap kanan masih bekerja. Saat hal ini terjadi, kru akan mulai mengecek dan menyesuaikan mesin. Lalu, pesawat akan kembali ke bandara atau mendarat lebih cepat dari normalnya. Pilot akan meminta landasan pacu terpanjang dan layanan darurat untuk berjaga-jaga.

Dengan adanya prosedur penanganan yang baik dan pelatihan intensif, pilot dan kru pesawat mampu menghadapi berbagai jenis kegagalan mesin dengan tenang dan profesional. Penerbangan tetap menjadi pilihan transportasi yang aman dan nyaman.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar